Saya tak memiliki pengantar yang pas untuk saya jadikan pembuka di tulisan ini. Baiknya kita langsung saja mengikuti perintah dari tantangan menulis ini. Setidaknya ini menjadi tantangan mengenal diri sendiri lebih jauh. Beberapa pekerjaan rumah yang paling saya sukai:
MENGEPEL
Ada perasaan puas setelah mengepel. Perasaan puas melihat lantai yang mengkilat bersih karena kotor dan debunya telah kita pindahkan ke kain pel kita. Ada perasaan segar mencium wangi dan segarnya ruangan yang telah kita pel. Ada perasaan bahagia ketika penghuni rumah melewati lantai yang bersih tersebut tanpa harus berjinjit-jinjit kaki karena ada kotoran yang menempel. Hal itu lah yang membuat saya suka dengan mengepel. Tapi, tentu saja tak lebih dari aku suka terhadap kamu. Eh?
MERAPIKAN TANAMAN
Saya suka dengan tanaman. Bikin hari-hari saya segar dan udara sekitar rumah juga segar. Mungkin tak banyak tanaman saya di luar rumah. Saya lebih banyak menanamnya di dalam pot di dalam rumah (di ruangan tanpa atap di rumah bagian belakang). Hal itu akan membuat segar rumah. Merapikannya, membuang daun-daunnya yang kering, menyiraminya, dan menatanya sehingga tampak lebih hijau adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Bahkan tanaman adalah salah satu dari tips saya dalam meningkatkan kesehatan mental.
MEMBERSIHKAN KAMAR MANDI
Ini salah satu dari dari saya yang rasanya aneh. Sejak SMP saya suka membersihkan kamar mandi. Bukan kamar mandi rumah sendiri, tapi kamar mandi sekolah juga. Di sekolah saya dulu SMP, ada kamar mandi per kelas. Bisa saya jamin, kamar mandi paling bersih adalah kamar mandi kelas 3B, kelas saya. Memang tak ada petugas kebersihan khusus di sekolah kami, sehingga murid-muridlah yang bertanggung jawab membersihkan fasilitas kamar mandi. Bahkan kami diberikan kunci kamar mandi per kelas.
Entah kenapa saya senang ketika ada orang yang ke kamar mandi dan tidak merasakan perasaan bau atau pesing. Saya bahkan saat kerja bakti saat itu di sekolah, saya mengajukan diri langsung menjadi satu-satunya yang bersihkan kamar mandi kelas tanpa bantuan teman. Kerja keras saya di kamar mandi terbayar saat ruangan kecil tersebut bersih, wangi, dan bikin nyaman. Hehehe...
Nah, begitu pun di rumah. Saya senang jika merasakan kamar mandi yang bersih segar. Bahkan jika ada kesempatan, saya menyempatkan ke rumah saudara saya untuk membantu membersihkan kamar mandinya. Bahagia ketika saudara menikmati hasil kerja keras saya itu. Kerja keras mengosek kamar mandi dan seisinya. Huhuhu.
MENATA BUKU
Salah satu yang menyenangkan lagi adalah merombak buku dan menatanya ulang. Melihat-lihat kembali covernya saja ada perasaaan nostalgia. Kalau sudah tertata ulang dan rapi, jadi lebih bersemangat untuk memiliki buku baru lagi, ups! Baca buku baru lagi dong harusnya. Hehehe
-----------------------------
Tulisan ini diikusertakan dalam tantangan Blogger Perempuan Network (BPN) 30 Day Blog Challenge sebagai hari ke-21 dengan tema Pekerjaan Rumah Tangga yang Disukai.
MENGEPEL
Ada perasaan puas setelah mengepel. Perasaan puas melihat lantai yang mengkilat bersih karena kotor dan debunya telah kita pindahkan ke kain pel kita. Ada perasaan segar mencium wangi dan segarnya ruangan yang telah kita pel. Ada perasaan bahagia ketika penghuni rumah melewati lantai yang bersih tersebut tanpa harus berjinjit-jinjit kaki karena ada kotoran yang menempel. Hal itu lah yang membuat saya suka dengan mengepel. Tapi, tentu saja tak lebih dari aku suka terhadap kamu. Eh?
MERAPIKAN TANAMAN
Saya suka dengan tanaman. Bikin hari-hari saya segar dan udara sekitar rumah juga segar. Mungkin tak banyak tanaman saya di luar rumah. Saya lebih banyak menanamnya di dalam pot di dalam rumah (di ruangan tanpa atap di rumah bagian belakang). Hal itu akan membuat segar rumah. Merapikannya, membuang daun-daunnya yang kering, menyiraminya, dan menatanya sehingga tampak lebih hijau adalah kebahagiaan tersendiri bagi saya. Bahkan tanaman adalah salah satu dari tips saya dalam meningkatkan kesehatan mental.
MEMBERSIHKAN KAMAR MANDI
Ini salah satu dari dari saya yang rasanya aneh. Sejak SMP saya suka membersihkan kamar mandi. Bukan kamar mandi rumah sendiri, tapi kamar mandi sekolah juga. Di sekolah saya dulu SMP, ada kamar mandi per kelas. Bisa saya jamin, kamar mandi paling bersih adalah kamar mandi kelas 3B, kelas saya. Memang tak ada petugas kebersihan khusus di sekolah kami, sehingga murid-muridlah yang bertanggung jawab membersihkan fasilitas kamar mandi. Bahkan kami diberikan kunci kamar mandi per kelas.
Entah kenapa saya senang ketika ada orang yang ke kamar mandi dan tidak merasakan perasaan bau atau pesing. Saya bahkan saat kerja bakti saat itu di sekolah, saya mengajukan diri langsung menjadi satu-satunya yang bersihkan kamar mandi kelas tanpa bantuan teman. Kerja keras saya di kamar mandi terbayar saat ruangan kecil tersebut bersih, wangi, dan bikin nyaman. Hehehe...
Nah, begitu pun di rumah. Saya senang jika merasakan kamar mandi yang bersih segar. Bahkan jika ada kesempatan, saya menyempatkan ke rumah saudara saya untuk membantu membersihkan kamar mandinya. Bahagia ketika saudara menikmati hasil kerja keras saya itu. Kerja keras mengosek kamar mandi dan seisinya. Huhuhu.
MENATA BUKU
Salah satu yang menyenangkan lagi adalah merombak buku dan menatanya ulang. Melihat-lihat kembali covernya saja ada perasaaan nostalgia. Kalau sudah tertata ulang dan rapi, jadi lebih bersemangat untuk memiliki buku baru lagi, ups! Baca buku baru lagi dong harusnya. Hehehe
-----------------------------
Tulisan ini diikusertakan dalam tantangan Blogger Perempuan Network (BPN) 30 Day Blog Challenge sebagai hari ke-21 dengan tema Pekerjaan Rumah Tangga yang Disukai.



3 Comments
Mengepel itu sekalian olahraga juga loh, Jeng hehehe. Akyu iri dengan kalimat 'merapikan taman'. Itu ada tamannyaaaaa banyak tanaman bunganyaaaaa -_- pengen punya taman juga. Hehehe.
ReplyDeleteHanya tanaman Kak, bukan taman. Masih belum jadi taman. Pengen juga sihh huhuuu :DD
DeleteHanya tanaman Kak, bukan taman. Masih belum jadi taman. Pengen juga sihh huhuuu :DD
Delete