[BLOG] Bagaimana Saya Menentukan Tema Blog?

by - August 12, 2018

Perjalanan melahirkan blog dan merawatnya itu tidak sekedar membikin tulisan apapun lalu diunggah begitu saja. Pada awal membuat blog memang kadang ada yang karena iseng-iseng, menulis uneg-uneg, tergugah dengan cerita-cerita publisher adsense, atau bahkan ada pula sebagai tugas dari sekolah yang mengharuskan merangkum hasil pembelajaran dan mengunggahnya di blog sebagai selipan wawasan teknologi informatika.

My Blogging Journey 2

Baca juga: Awal Mula Mengenal Blogging

Sebagai orang yang suka bercerita, saya ingin menjadikan blog saya sebagai 'pendengar' saya yang barangkali juga bisa didengar orang lain (tentu saja cerita yang boleh di 'dengar', ya). Mungkin saya bisa menceritakan hobi-hobi saya, dan apa yang ada di pikiran saya ketika ada suatu hal terjadi di depan mata saya, atau bisa apa saja.

Tetapi saya lantas berpikir kalau saya sembarangan posting tulisan, akan menjadi gado-gado, nggak rapi. Saya harus mulai memilah mana yang bisa diposting di blog atau cukup sebagai status facebook yang kita bisa 'ngomong' random terserah kita. Saya mengakui, saya lebih menyukai sesuatu yang tertata, termasuk urusan blog.

Hal-hal ini yang jadi pertimbangan saya saat memilih tema memulai blog:

TUJUAN NGEBLOG APA? 
Kita sendiri musti mengetahui apa tujuan kita ngeblog. Apakah untuk sekedar curhat atau menulis opini tanpa perlu mengembangkan blog? Apakah untuk mengejar approval Google Adsense? Atau memang ada satu hal dalam diri kita yang perlu untuk kita 'abadikan'?

Kalau beberapa tujuan tersebut bisa disatukan, pasti lebih enak. Tapi buat saya, apapun tujuannya, jika blog tersebut bertema khusus maka akan jadi sesuatu yang menarik. Anggaplah sebagai personal brand kita. Apalagi untuk mengejar Adsense, blog yang bertema akan menjadi nilai plus.

TENTUKAN HAL YANG DISUKA
Menulis di blog adalah salah satu cara merawat blog. Kita butuh suatu topik yang kita suka dan nggak akan membuat kita bosan. Masalahnya: yang saya sukai itu banyak hal. Dan itu yang membuat saya bingung sendiri, mana yang harus saya ceritakan. Sempat hobi crafting (kerajinan tangan) lalu saya ingin membagikan tutorialnya. Suka nonton film kemudian saya ingin membagikan reviewnya. Suka baca-baca, saya juga suka menulis catatan pembacaan dan merasa sayang kalau tak diunggah menjadi tulisan. Dan sempat menulis cerita fiksi maupun puisi. Hingga kesukaan saya jalan-jalan.

SEARCHING
Mencari inspirasi tema yang cocok di google bukan pilihan yang salah. Saya dulu bahkan sering googling tentang cara-cara menentukan tema blog (banyak loh artikel tentang ini), tema-tema apa saja untuk sebuah blog, bahkan kalau isinya campuran tergolong blog apa?

KLASIFIKASIKAN
Saya pun tak serta merta mendapat kesimpulan. Maunya sih punya blog yang bertema. Tapi kalau saya menulis tentang satu hal saja, bisa-bisa pecah ini kepala menyimpan banyak pikiran (halah :D nggak, ini bercanda, tapi serius, tapi bercanda, eh serius).

Setelah perdebatan yang tak cukup sengit, tapi berhari hari dalam kepala saya, akhirnya sampai pada suatu kesimpulan: saya harus membikin blog baru yang cukup satu tema saja agar nampak profesional sedikit lah, ya. Pun supaya bisa lolos review oleh Google Adsense dan saya seriusi. Hehe. Yak, lahirlah traveran.com tersebut yang mewadahi saya dalam kesukaan pada jalan-jalan dan ketemu suatu budaya yang baru.

Walau tak sering jalan-jalan, setidaknya blog travel itu akan jadi motivasi untuk jalan-jalan agar tetap terisi. 

PERSONAL BLOG
Pada akhirnya saya memiliki dua blog. Personal blog inilah salah satunya. Blog ini berisi hal-hal lain selain perjalanan di antaranya buku, film, dan pemikiran atau cerita sehari-hari. Walaupun campuran, setidaknya ini yang akan menjadi wadah saya menyampaikan hal yang tidak bisa disampaikan di blog sebelah, saya menganggapnya sebagai 'lifestyle blog' dan saya bisa menulis apa saja. Begitu lah solusi perdebatan pikiran saya pada akhirnya.

Menulis sesuatu yang disuka saja tidak cukup, tapi butuh sesuatu yang kita yakin bahwa kita tidak akan bosan dan akan terus melakukannya sampai tak terbatas waktu, dan kalau pun suatu ketika bosan, kita akan tetap kembali pada hal tersebut. Karena bagi saya, menulis itu harus sepenuh hati.

Dan dari semua hal (yang saya suka) tersebut, menulis adalah benang merahnya. 

Dengan menulis, saya akan tetap menyalakan passion saya, semangat saya, peralihan saya ketika jemu dengan hal-hal di luar baik itu sekolah maupun lainnya. Maka dari itu saya tak ingin menulis perihal kehidupan kampus, apa yang terjadi di sana, bagaimana materi yang saya pelajari, biarlah itu menjadi bagian/sisi lain sebab saya tak mau mencampuradukkan antara kesukaan dan kewajiban.

Sebenarnya tak sesimpel itu. Lebih rumit dan lama dalam menyelesaikan kebingungan yang hanya sekedar menentukan tema blog. Jadi, untuk teman-teman yang mengalami kebingungan seperti di atas, I know what you feel. Nikmati prosesnya, nanti akan sampai pada solusi.


--------------

Kalau teman-teman bagaimana, sudah sampai pada tahap solusi tema blog yang pas? 

You May Also Like

35 comments

  1. Setiap orang punya Prinsip yang berbeda dalam Ngeblog. Klo saya sih bebas, karena sekadar hobi saja sih. Oke banget artikelnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih. Sip. Benar banget. Asyik tuh,, hobi yang menyenangkan dong ya.

      Delete
    2. kalau sudah hoby, rugi dikit tidak mengapa. Awal ngeblog memang harus rugi, entah dari waktu atau finansial buat beli kuota. Tapi jika ditekuni akan membuahkan hasil/
      Tapi banyak dari blogger pemula yang tidak sabaran, maunya langsung dolar cair. Tidak mau memprmosikan blognya secara luas.

      Delete
    3. Betul Kang Djangkaru, maunya nulis langsung dapet duwit siapa itu....

      saya ...akui saja.....


      tapi yang jelas ngeblog itu bukan semata mata karna duwit tetapi karna dari dorongan hati yang menjadikan hoby...iya kan wek yang jatuh cinta dengan buku dan kata-kata ..lihat tuh deskripsi diatas

      Delete
    4. Awal ngeblog dulu malah saya bido amat dengan yang namanya menghasilkan duit dari ngeblog, setelah beberapa tahun baru excited dan ingin mempelajarinya.

      Ini mas djangkaru dan kak admin triknews lucu dan menghibur ya kalau komentar. Memberi motivasi juga. Hahaa setujuuu kak admin triknews.

      Delete
  2. Menentukan tema blog memang merupakan suatu hal yg sulit krn beragamnya pengalaman hidup kita.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju kak, kelihatannya aja gampang, tapi susah sungguh ya.

      Delete
  3. Dulu juga ngebolagnya tanpa tema, sekarang jadi fokus ke traveling saja. Klo yang buat curhatan dan kegalauan dipisah, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaa sama kita Kak! Yang bapermulu itu kan ya selain ngayap(dot)com

      Delete
  4. Kalau nantinya jam kerjaku udah fleksibel, penginnya punya blog lagi dengan tema yang berbeda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin... Kudoakan semoga nanti ada launcing blog kedua ya Mas. Ditunggu. :D

      Delete
    2. Amin, semoga kesampaian.
      Maturnuwun supportnya kak Ajeng ⚘

      Aku salut dengan kak Ajeng dan beberapa teman blogger yang sanggup mengelola beberapa blog disela waktu pekerjaaan sehari-hari.

      Delete
    3. Sama-sama Mas Himawan yang selalu support juga.

      Punya beberapa blog itu mungkin tidak cukup sulit Mas, konsistennya yang susah. Kalau udah nggak pernah jalan-jalan, bingung deh mau diisi apa bloggnya. Hihi. Semoga tripofmine-nya terus konsisten terisi ya Mas. Ganbate! Hehe

      Delete
    4. Betul, punya banyak blog itu sebenarnya ngga sulit, hanya saja konsistennya dan idenya yang kadang ngga mudah.

      Amin, semoga blogku terus bisa konsisten. Terimakasih doanya ya,kak Ajeng.
      Kudoakan balik blog kak Ajeng juga makin kreatif dan sukses besar kedepannya.

      Delete
    5. Ide musti banyak-banyak dipancing dan dicatat pokoknya mas setiap kali terlintas di kepala, biar nggak nguap. Karena kan sering tuh kita dapat ide saat di tengah jalan naik motor misalnya. Hehe

      Aamiin... semangat terus mas himawan terima kasih ya.

      Delete

  5. Kalau dulu aku ngeblog serius dengan tema Teknologi...Setelah boleh dikatakan maju, Namun minim sahabat untuk berbagi dan bertanya....Akhirnya blog itu saya hapus..πŸ˜„

    Akhirnya saya pindah blog apa yang saya inginkan ada disitu semua. Bahkan sempat punya penghasilan...Namun layanan blog tersebut tutup akhirnya saya kembali lagi ke Blogger dan Wordpress.....😱😱😳Tapi untuk Sekedar iseng saja, atau apa yaa, Sekedar coretan belaka....Karena ada hal lain yang lebih penting untuk sekarang ini, jadi bawa santai saja..πŸ˜ƒπŸ˜„πŸ˜„

    Lhooo!!! Malah curhat Gw..πŸ˜„πŸ˜„

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahh sayang sekali tulisannya ya. Apakah itu dari multiply dot com kah? Wah hebat ya...

      Yups tapi kembali lagi ke diri kita, bawa santai dan untuk coret-coret. Hehee

      Delete
  6. Hallo inlektual muda apa kabar?, semoga selalu sehat.
    ehm jujur agak tergelitik dengan pernyataan ini, " satu tema saja agar nampak profesional sedikit lah, ya" hehehe. Penyebabnya adalah katalah, biarlah itu hanya saya saja yang senyum-senyum sendiri.

    Pertama-tama saya harus katakan, saya selalu mengagumi ulasan di blog ini selain kata peneguhan. Hal lain ialah gaya vertuturnya itulah, "saya seolah-olah diajak untuk terlibat" waktu saya kuliah dulu, manusia (maksudnya penulis) yang membuatmu seperti itu, artinya penulis itu cerdas memainkan dinamika. Jadi kesimpulannya, julukan inlektual muda yang saya alamatkan kepada adinda Verena tidak salah.

    Terkait tema blog saya no koment, "ga tahu mau ngomong apa", tapi satu yang pasti, hemat saya jika inlektual muda niatkan, saya percaya suatu saat inlektual muda akan memiliki novel sendiri. Ada amin?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Kakak Guruku...kabar sehat, semoga kaka guru sehat pula e.

      Sioooo, lucu kah? Trapapa biar kaka bahagia sudah. Hehe. Terima kasih selalu untuk atensi dan semangat dari Kaka Guru meskipun saya merasa tidak cukup layak untuk sebutan yang begitu hormat seperti itu.

      Begitu kah? Aamiin... Saya harus terima kasih kembali untuk doa dari Kaka Guru. Semoga suatu ketika.

      Delete
  7. Tulisannya bagus, Mbak, untuk dijadikan bahan pertimbangan bagi yang baru akan membuat blog. Makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah manyempatkan mampir Mbak Afifah. Iya Mbak, siapa tau ada yang kebetulan mengalami bingung dan nemu ini. :)

      Delete
  8. Kalimat ini: "Walau tak sering jalan-jalan, setidaknya blog travel itu akan jadi motivasi untuk jalan-jalan agar tetap terisi" itu bener banget. Setelah punya travel blog, sekarang jadi serius menabung dan searching tempat wisata supaya bisa jalan-jalan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaah kita sependapat ya Mba. Biar lebih sering jalan-jalan pokonya. :)

      Delete
  9. Kalau saya sih lebih memilih ngeblohg untuk menyalurkan hobi dan opini saya. Dengan begitu bisa memuat hari-hari sata menjadi lepas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, bagus juga itu Mba. Opini memang perlu disampaikan, setidaknya terekam dalam blog.

      Delete
  10. Kalau saya yang penting bisa rajin nulis aja mba, haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, itu yang paling penting, Mba. Ibarat rumah, musti ada penghuninya ya biar ngga kosong. πŸ˜…

      Delete
  11. Blog saya belum bertema atau satu niche, Blog saya sangat gado-gado. Inginnya satu tema, tapi ya itu kepala bisa pecah juga, bisa-bisa nanti setahun sekali baru deh update artikel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi kan blognya Mas Djangkaru udah rame yak, dan rutin pula postingnya. Hehe

      Delete
    2. Dulu hanya sekedar buat curhatan hati. Pelampiasan kegundahan jiwa. Eh tidak disangka, pengunjungnya banyak juga, Jadi malu jadinya.
      Mau tidak mau ya harus belajar agar artikelnya lebih rapi dan bagus tata bahasanya. Walau sampai saat ini masih acakadul.
      Eh terus gitu ,tidak disangka juga banyak tawaran menulis atau artikel placemant. Lumayanlah, agar dapur ngebul.

      Delete
    3. Mungkin itu buah dari ketekunan dan sepenuh hati dalam ngeblog. Keren ya mas djangkaru hingga dapat endorsnent begitu. Semangat terus.

      Delete
  12. emm, kalau saya. tema gado-gado lebih suka. karena bisa nembak tema apa yang kita suka. google juga nggak ada masalah kan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sipp.. google nggak bakal marah ya kak. hahah... yang penting sesuai selera dan nyamannya gimana, jadi posting juga nggak terbebani. betul?

      Delete
  13. he..he.. pasti bingung ya menentukan tema blog, sama seperti saya waktu pas masih imut- imut mengenal blogging.
    but, seiring waktu berjalan.. saya menemukan jalan yang lebih cocok dengan pola pikir saya sendiri. tidak tergiur dengan adsense he..he..
    selamat berkarya kawan dan saling mengisi serta memberi arti..!

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, bingung kak takut kehabisan ide postingan nantinya jika memilih tema (niche) yang nggak sesuai dengan kemampuan. Yap setuju, kalau ngejar adsense agak sedikit kurang enjoy, jadi diselaraskan antara tuntutan dan idealisme. Wuetss hehe

      Delete