Saya nggak bisa bilang ini lomba, sih. Cuma ya anggap saja begitu. Hehe
Tak disangka, video saya merupakan yang banyak dilihat di antara postingan cover lagu Kangen Ini Laut Tak Bertepi. Saya upload juga di kanal youtube saya.
Pemenangnya akan mendapat paket buku dari Mas Agus Noor. Saya udah senang dan menanti-nanti sekali hadiah ini karena udah lama juga nggak beli buku.
Namun sebulan dua bulan tidak ada kabar hadiah ini akan datang, hanya sesekali Mas Agus menyebut di komentar instagram kalau paket hadiah akan datang terlambat karena kendala penerbitan buku.
Saya sabar menanti.
Berbulan-bulan sebenarnya saya ingin menonaktifkan instagram. Namun saya mengurungkan karena takut lost contact dengan Mas Agus. Takut hadiahnya hilang hehe. Lama kelamaan saya pasrah karena tak kunjung ada kabar dari hadiah paket itu. Saya nonaktifkan lah instagram saya kemudian.
Sudah berbulan-bulan hingga kini saya tak main instagram.
Rejeki tak ke mana. Memang.
Beberapa waktu lalu, seseorang meninggalkan komentar di kolom youtube saya. "Mbak, dicari Mas Agus Noor di instagramnya."
Wah, saya merasa surprise dong. Saya buka instagram Mas Agus melalui browser dan terharu karena saya beneran dicari dan Mas Agus masih ingat saya.
Karena saya nggak main IG, saya hubungi Mas Agus via Twitter. Syukurlah dari situ kami terhubung. Kadang masih nggak nyangka. Orang yang saya kagumi lewat tulisan di cerpen kompas sejak dulu, sekarang terhubung langsung dengan saya.
Dan, datanglah paket buku yang dinanti. "Memorabilia Melankolia" dan "Hakim Sarmin Presiden Kita" yang keduanya ditulis oleh Agus Noor.
Saya juga dapat kaos yang karena nyaman jadi dipakai terus sama Mama. Ya sudah anggap saja itu rejeki Mama.
Karena Kangen Ini Laut tak Bertepi.




3 Comments
ya Alloh salah satu sastrawan dan cerpenis favoritvaku mas agua noor hihi
ReplyDeleteaku buku yang ini belum tahu mba ajeng, aku tahunya cwrpen cerpen dia yang pernah dimuat di kompas, terus sepotong bibir paling indah sedunia hihihi
wah sama kita mbak nita, suka baca cerpen kompas :D
Deleteyeayyy congrats mbak ajeng.
ReplyDeleteaku belum pernah baca karya mas agus, mungkin perlu di list dulu biar ga kelupaan