Be A Real Blogger, Be A Real Human

Walau perkembangan menulis saya di blog tidak sehebat blogger-blogger lain, saya merasa bertumbuh selama tahun 2018 ini. Saya sudah mulai menemukan hal yang lebih spesifik soal topik apa yang harus saya tuliskan di blog. Meskipun blog ini masih bercampur baur beberapa topik, ke depannya semoga makin menemukan karakternya.

Saya sadar, kita semua sadar, bahwa karakter kita dalam berkarya itu tidak serta merta langsung ditemukan di awal menciptakan sesuatu. Seiring berjalannya waktu, kita makin mengerucut ke arah yang benar-benar kita banget. Jangan sampai karaktermu sendiri hilang.

Karena tak ada yang lebih menyedihkan selain kehilangan dirimu sendiri. 

Tahun ini akan ditutup dengan perenungan yang mungkin kita banggakan, kita sesalkan, bahkan kita tertawakan atas apa yang kita lalui sepanjang tahun. Keren, banyak kerikil, menyakitkan, tangis haru, cinta, kecewa, bahagia, pasti kita rasa.

Menutup tahun dengan bakar-bakar ikan seperti yang orang-orang lakukan, atau parti dengan kawan menyaksikan kembang api merekah sempurna, tak biasa saya lakukan. Entah tahun ini. Masih belum ada rencana.

Pun tak terasa, sudah tiga puluh unggahan tulisan blog dalam rangka tantangan Blogger Perempuan Network (BPN) 2018 tahun ini. Akhirnya, saya bisa menuntaskannya. Bukan hal mudah, karena beberapa kali mengikuti challenge menulis di blog seperti ini, saya sering tumbangnya, dan ujung-ujungnya postingan tulisan itu saya hapus karena saya merasa nggak ada feelnya. Tetapi, saya bisa untuk challenge kali ini, yeay!

Bukan hal mudah, memikirkan minimal 300 kata untuk ditulis, dan mencoba mengaitkan tema yang diberikan dengan tema blog sendiri. Asyik juga. Dan harus menyiapkan foto yang nyambung (atau terpaksa disambung-sambungkan) selalu di setiap posting agar nampak lengkap. Serta kebanyakan saya ngeblog via smartphone, memang sedikit susah dan jari pegal. Tapi entah kenapa lebih mengalir saja apa yang mau dituliskan. Semacam menulis status fesbuk. Hehe.



Target tahun 2019 untuk kegiatan blogging saya: 1) tetap konsisten menulis soal buku dan berinovasi agar tak membosankan, 2) perbaiki tampilan blog hingga nampak profesional, 3) bisa jalan-jalan lagi dan mengisi blog sebelah si traveran.com 4) baca buku lebih banyak biar bisa sharing di blog lebih banyak, 5) be a "real" blogger!

Selamat menyambut datangnya tahun baru. Semoga kita bisa menjadi manusia yang baik dari waktu ke waktu. Aamiin...

Tak ada kewajiban kita harus lebih baik dari hari kemarin. Pada kenyataannya, kadang kita lebih lelah dari hari kemarin, dan lebih buruk dari hari kemarin. Dan masih saja mencemaskan hari esok. Setidaknya itulah kenapa kita diciptakan menjadi manusia dengan segala cemas dan bahagianya. Pada akhirnya, kita tetap melalui hari ini.

Kalau kawan-kawan, keinginan blogging di tahun 2019 nanti bagaimana?


-----------

Tulisan ini diikusertakan dalam tantangan Blogger Perempuan Network (BPN) 30 Day Blog Challenge sebagai hari ke-30 dengan tema 5 Target Blogging 2019.

Related Posts

Post a Comment

30 Comments

  1. Wah...😃😃 Selamat ya mbak ajeng akhirnya bisa tuntas ikut challengenya. Saya doakan deh ke depannya semua target yang diharapkan bisa tercapai dan makin makin semangat buat menjalani hari esok...
    Be a real blogger...💪💪💪

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Mba Anjani. Aamiin... Semoga harapan Mba Anjani terwujud juga ya. Semangt!

      Delete
  2. benar sekali, butuh waktu untuk menemukan yang kita benget seiring bejalanannya waktu... saya juga begitu, dari blog personal ke finance...

    selamat ya udah sukses mengikuti BPN challenge

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waahh dari personal ke finance,keren banget.. Terima kasih :D

      Delete
  3. Selamat ya mbak Ajeng, akhirnya BPN 30 Day Challenge sudah diselesaikan, dan sukses selalu utk thn 2019

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Sukses juga mas aris, makin sip ngeblognya. Terima kasih mas aris.

      Delete
  4. walah, ini tuh ipen yah, bpn tuh, baru tau saya, good luck mbak

    ReplyDelete
  5. Bener mb Ajeng, kehilangan diri sendiri itu nggak asik banged hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cukup dengan kehilangan orang yang kita taksir aja ya mba. Xixi

      Delete
  6. Wuah..saya jadi menyesal tdak ikut tantangan BP challange 30 hari...

    ReplyDelete
  7. Setuju ade, bukan hal mudah memikirkan 300 kata untuk ditulis kalau kita mau ulasan sederhana kita mengandung sedikit pesan bagi pembaca.

    Jangan sampai karaktermu hilang, itulah harapan saya pada ade via tulisannya, pesannya jelas baik lugas atau kias. 1 kelebihan dari ade ialah tanpa typo tulisannya. Kalau saya, mama yo, setelah dibaca ulang baru tahu, eh ini salah.

    Harapannya semoga 2019 keinginan ade bisa terwujud.

    Soal 2019 hanya satu harapan saya, anak murid saya memiliki kesadaran sendiri untuk ngeblog.. Itu saja de kwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mari kita amini bersama harapan-harapan kita ya, Kaka Guru. Menjadi lebih baik atau tidak, itu urusan belakang.

      Aamiin....

      Hehe, sebelum dipublish selalu saya baca ulang, Kaka Guru. Kadang juga masih ada typo, tapi segera edit biar tak lupa.

      Delete
  8. Lah saya 4 tahun setengah nge-blog belom nemu karakter nge-blog saya yang sesungguhnya. Alhasil, ya campur aduk dah postingan di blog saya. Wkwkwkwkwk.

    Keinginan di tahun 2019? Tetep konsisten nge-blog. Tetep konsisten ngehibur orang-orang lewat blog. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin memang itulah karakternya Ka David. Hehe. Siap semangat menghibur, itu luar biasa.

      Delete
  9. Mbak ajeng selamat ya tuntas 30 hari ngeblog. Kalau saya ga tuntas sedih hahaha, ada hutang 10 hari kayaknya karena 1 dan lain hal...
    kalau harapan saya tahun depan bisa tuntas kalau ikut challenge, lebih sering nulis yang berbobot gitu deh heheh
    sukses terus mbak ajeng!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sayang sekali ya Mba. Sebenarnya saya pun hampir gugur di tengah-tengah tapi merasa sayang karena sudah setengah jalan. Jadi joss aja. Hehe. Sukses terus pula untukmu, Mba.

      Delete
  10. turun naik semangatnya
    untuk bisa konsisten, jarang yang bisa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul... kalau tidak ada dateline rasanya susah memaksa diri bang.

      Delete
  11. Niat saya fokus ke pekerjaan saja. karena disanalah sebenarnya kehidupan real kita. Ngeblog hanyalah hobi, sambil pegang hape sambil menulis dan membuat konten. Saya hanya merasa beruntung karena semakin tahun dan semakin bagus kemampuan gadget yang satu ini, semakin lancar menulis. Bisa menulis setelah makan di pantry. Bisa nulis sambil istirihat kerja. Bahkan sebelum tidur he he he.

    Setiap tahun selalu sama. Tetap semangat saja ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih sharingnya om, luar biasa. semoga bisa jadi semangat jg buat saya. sukses terus om!

      Delete