Monday, August 20, 2018

[BUKU] Mengembalikan dan Menukar Buku di Togamas, Nggak Ribet!

Pernah nggak teman-teman mengalami kecewa ketika baru membeli buku entah dari segi adanya halaman kosong, tulisan nggak tercetak rapi, halaman terbalik, kertasnya buram nggak enak dibaca, atau karena nggak sreg tapi sudah terlanjur beli?

Yup, kekecewaan tersebut rasanya nggak enak, kayak sudah buang duit rasanya. Saya akan bercerita soal pengalaman saya yang baru kemarin terjadi (lagi) mengenai buku yang sudah terlanjur dibeli namun merasa nggak sesuai ekspektasi setelah di buka (segelnya).

veran's books

Memang sebaiknya sebelum membeli, kita harus cek dulu kondisi buku tersebut. Namun kondisi fisik buku memang tidak bisa kita pastikan dengan tepat kalau buku-buku tersebut disegel. Apalagi nggak ada satu contoh buku yang dibuka sebagai 'sampel' untuk calon pembeli.

Namun yang terjadi pada saya kemarin adalah saya membeli buku di Togamas Jember (yang tidak bisa saya sebutkan judulnya agar tidak terkesan menyudutkan suatu produk, hehe) yang di toko sudah ada contoh buku yang tak disegel, saya baca daftar isi, dan pikir saya sepertinya bagus. 

Setelah saya bayar, saya langsung pulang dan membuka segelnya di rumah untuk saya baca kemudian. Biasanya saya selalu sekalian menyampulkan buku di Togamas, tetapi kali ini tidak, seperti ada turut campur alam (halah, hihi). Semacam sudah dikode kalau buku yang dibeli itu sebenarnya bukan buku yang benar-benar diinginkan.

Setelah saya baca sedikit-sedikit. Kok terasa tidak bersemangat ya saya membacanya. Hal tersebut karena menurut saya bahasanya agak njelimet, tidak mudah saya pahami (ini mah faktor individu, yak!), kertasnya buram dengan layout yang terasa nggak enak di mata, dan di beberapa halaman tulisannya kabur.

Memang kalau dasarnya nggak sreg, ada saja ya celah keburukan yang lain. Mungkin itu juga yang terjadi pada saat kita memandang manusia lain. Eh, kembali ke topik.

Nah, karena di Togamas ada garansi 2 hari (saya ingat ada garansi karena dulu juga pernah mengembalikan buku yang saya nggak sreg) dan sebagai bukti juga terdapat tulisan "garansi 2 hari" di struk pembelian. Saya bertekat segera mengembalikan dan menukar buku tersebut esok harinya.

Apa saja yang diperlukan untuk syarat pengembalian buku yang sudah dibeli ke Togamas?

1. BUKU UTUH
Tentu saja buku yang sudah kita beli tersebut masih utuh dan tidak rusak karena kita sobek sendiri misalnya.

2. STRUK PEMBELIAN
Struk pembelian jangan sampai dibuang. Ini akan jadi bukti pembelian kita.

3. PLASTIK SEGEL BESERTA LABEL HARGA
Saya tidak tahu ini diperlukan atau tidak, tapi alangkah baiknya kita tetap simpan dan bawa saat mengembalikan. Intinya buku yang akan kita kembalikan hendaknya dikembalikan dalam keadaan lengkap.

Terus, di Togamas kita harus bagaimana?

Langsung temui petugas/karyawan toko bahwa kita ingin mengembalikan dan menukar dengan buku lain. Saran saya sih sebaiknya tukar dengan buku yang harganya sama atau lebih tinggi. Seingat saya dulu, untuk dikembalikan dan ditukar uang sepertinya tidak bisa. Lagian kan nggak etis juga rasanya, menurut saya. Tidak tahu kalau sekarang, ah saya lupa tanya juga soal ini. Tapi jika teman-teman ingin tahu soal ini,  bertanya pada petugas mah apa susahnya, pasti dijawab kan. Hehe.

Serahkan buku, struk, dan segel tadi ke petugas. Petugas toko buku akan mengecek kondisi buku dan struk. Setelah itu, petugas akan mempersilakan kita untuk mencari buku pengganti.

Nah setelah kita menemukan buku pengganti, serahkan kembali pada petugas toko sebelum ke kasir. Petugas akan memberikan semacam surat keterangan buku return yang langsung akan diberikan pada kasir.

Setelah itu bagaimana? Langsung bayar, deh, kalau buku yang kita pilih sebagai penggantinya harganya lebih tinggi. Kebetulan harga buku yang saya pilih tersebut sebagai pengganti, sama dengan harga buku yang saya kembalikan. Jadi, langsung terganti saja.

Yup, tidak ada penambahan biaya! Hanya saja saya langsung sampulkan buku tersebut di sana, dan hanya membayar biasa sampul buku Rp2.500,-. Nah, kalau sudah disampulkan begini rasanya seperti sudah yakin dengan kepemilikan buku ini. Hehe.

Bagaimana, nggak ribet, kan! Apalagi petugas di Togamas siap sedia membantu.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Teman-teman pernah punya pengalaman seperti ini juga kah? Bagaimana proses pengembaliannya, apakah mudah atau susah? 

Artikel Terkait

14 comments

Wah saya baru tau mbak toga mas bisa tukar buku, kebetulan disini jarang ada toga mas.
Seandainya gramedia pun ada garansi seperti ini...
Makasih mbak sudah share :)

Halo, Mba Ahalona!
Iya Mba menyenangkan sekali. Kalau nggak salah, di Gramedia juga bisa asalkan ada kecacatan buku, Mba. Hihi. Terima kasih kembali sudah meninggalkan jejak di sini. :)

Toko buku jangan kalah sama rumah makan.

Di beberapa rumah makan juga ada garansi ketika menu yang disajikan tidak sesuai dengan pesanan, misalnya terlalu asin, gosong, dan sebagainya.

Sayangnya, tidak semua toko buku memberikan garansi seperti ini.

Selain toko buku, sebenarnya ada di peran penerbit buku, yang biasanya juga menyelipkan selembar kertas kecil sebagai tanda bahwa buku sudah diperiksa mutu cetakannya sebelum disegel.

Betul mas! Toko buku dan rumah makan sama-sama toko untuk nutrisi. Hehe

Ah, iya benar. Saya juga sering menemui pada beberapa penerbit yang menyelipkan kertas garansi di dalam buku untuk diganti yang baru jika ditemukan halaman rusak dan sebagainya.

Wah enak juga kalau gitu ya mba.. di Lampung saya belum ketemu toko buku ini

Iya Mba Lia, nggak perlu khawatir kalau ada ketidaksesuaian. Untuk saat ini, Togamas hanya masih tersebar di wilayah Jawa dan Bali, Mba Lia.

Wah ternyata bisa di tukar juga yaa. Tahunya Toga Mas pas di tinggal di Jogja doang, klo di Jakarta malah gak pernah dengar

Yep, bisa, mas idris. Oh gitu ya, kalau jogja memang ada sih. :D

Kalo dua kali berturut-turut kurang sreg atau ada yg cacat boleh ga ditukar lagi? Hehe.. :D

Nah, pertanyaan yang bagus ini. Sepertinya masih bisa kalau buku pengganti masih ada kecacatan, tapi kalau segi ketidak-sregannya, tergantung nyali masing-masing, Kak. Hehe

Ilektual muda, postingan ini menarik, memberi informasi dan tips kepada pembaca. Namun untuk saya pribadi yang paling menarik dari tulisan ini adalah pernyataan "Memang kalau dasarnya nggak sreg, ada saja ya celah keburukan yang lain. Mungkin itu juga yang terjadi pada saat kita memandang manusia lain. Eh, kembali ke topik.

Fokus saya adalah "Mungkin itu juga yang terjadi pada saat kita memandang manusia lain" menarik untuk diajak berpikir. sembari ditemain secangkir kopi dan menghayal, kenapa begitu, kenapa begini, apakah saya.... ups selesai. Jangan sampai jadi curhat. Adinda suka dengan pernyataan manusia dan cara memandang. Reflektif...

Coba dulu adinda ambil jurusan filsafat dan sastra pasti asik tu hehhehe...

Terima kasih Kaka Guru. Semoga begitu adanya dan memberi informasi bagi mereka yang mencari informasi tentang pengembalian buku.

Nah, setuju kan Kaka, kita kadang dalam kehidupan tanpa disadari berlaku begitu,tidak melihat dengan adil. Hanya atas dasar ketidaksukaan. Hihi iya, curhatnya jangan panjang-panjang, yang kiranya bisa jadi sentilan saja.

Hahaa, begitu kah?

Kalo gak srek kayaknya ga bisa deeh wkwk..
Aku pernah beli buku ternyata ngambilnya dobel.. jadi 2 buku yg sama ada di 1 struk.. dan baru tau pas sampe rumah. Bisa dituker bukunya sama judul yg lain, tp uang ga bisa dikembaliin yaa...

Waduh, kok bisa ngambil dobel dan baru sadar pas nyampe rumah ya. Hahaha yup, terima kasih kembali informasinya kak.


EmoticonEmoticon