[BLOG] Awal Mula Mengenal Blogging

by - July 16, 2018

Saya mulai mengenal blog tahun 2009. Saat itu saya masuk ke halaman blog milik orang dan saya serasa membaca diary yang bisa dibaca siapa saja. Ia menceritakan sehari-harinya dengan disertai foto yang memperkuat ceritanya. Saya terpikir, kok sepertinya menarik ya kalau punya blog? Semacam jurnal keseharian, atau bebas apa saja.

Blogging journey 1

Bukan para blogger top seperti Raditya Dika, Bena Kribo, Trinity, dan lain-lainnya yang membikin saya pengen menulis juga di internet. Saya bahkan tak mengenal blog mereka. Iya, dulu saya kuper dan gaptek amat. Saya baru mengenal google saja saat baru tahun 2007. Nggak tahu mau diapain.

Kalau pun diajak ngewarnet oleh teman saya, jujur saya bingung mau ngapain. Saya pemalu, dan malu mau minta ajari main internet. Malu ketahuan gapteknya. Hahaha. Sebab saya dulu anak desa yang sekolah di kota. Di desa nggak kenal internet, masuk sekolah kota jadi merasa minder.

Tapi dari situlah saya punya rasa pengen bisa mainan apa itu google, email, download, dan akhirnya tahu blog. Main ke warnet deh hobinya. Untung saja rumah kost saya dulu juga dekat dengan warnet. 

Sejak dulu entah kenapa saya selalu punya hasrat ingin bercerita, membagi pikiran saya.

Setelah tahu tentang menulis di blog, saya tertarik ingin menuangkan puisi atau sekedar sajak-sajak tak jelas di blog. Dengan bekal hobi membaca (terutama majalah Bobo) sejak SD, saya juga ingin membikin cerita-cerita pendek pula.

Walaupun hanya satu dua postingan dalam jangka waktu yang lama, entah kenapa ada rasa puas yang merayap setelah menulis dan mengunggahnya. "Yeay, aku punya tulisan!" mungkin itu yang ada di pikiran saya saat itu, sederhana saja, sangat sederhana.

Berlanjut dengan menulis apa yang saya pikirkan, dan apa yang saya rasakan, yah semacam uneg-uneg mungkin, ya. Tidak banyak, hanya kalau pengen saja. Random sekali lah isinya. Tentu saja masih pakai blog gratisan dan asal punya saja.

Seiring waktu berjalan, ke-excited-an saya berkurang, tak seperti di awal yang saat melihat tulisan orang jadi terpacu semangatnya. Memang ya, kita harus sering-sering membaca tulisan orang juga untuk menyulut kembali api semangat kita. Karena saya juga merasa tidak ada yang menarik (dalam keseharian saya) untuk saya ceritakan atau memang belum terlatih bercerita. Hahaha.

Sekarang blog tersebut sudah nonaktif, saya mode private. Saya tak ingin menghapusnya karena eman, sudah mengiringi perjalanan ngeblog saya dari awal. Tetapi saya juga tak ingin mempublishnya, cukup memalukan dan amburadul mendayu tak tahu arah. Hehe... Yah, namanya juga blog curhatan. Kalau lagi galau baru curhat di blog. Ah, payah.

Dari hal itu juga saya belajar, bagian mana yang perlu atau tidak perlu kita tampilkan di jagat internet ini. 

Begitulah awal mula saya mengenal blog. Tidak ada ekspektasi apa-apa. Tidak ada kebingungan mau menulis tentang apa, tema apa, apalagi tentang niche blog yang bagaimana. Hanya keinginan menulis dan bercerita.

Kalau teman-teman, bagaimana dulu mengenal blog? Yuk, share sedikit ceritamu supaya saya juga tahu. 

You May Also Like

24 comments

  1. Bena Kribo, Trinity Saya kenal banget tu. Seharusnya tidak perlu dibuat privat blog lamanya, cukup artikelnya dibuat draf saja. Ngeblog adalah sebuah perjalanan untuk menemukan apa yang harus dikelola. Sebuah proses belajar. Jika ada salahnya itu hal biasa, dan saya juga sering seperti itu. Tapi tetap harus ada kendali, mana yang harus diceritakan dan mana yang harus disimpan. Buatlah kata nama dengan inisial atau nama orang yang bersangkutan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, Kak. terima kasih masukannya. Hehe, beberapa postingan yang dirasa relate dengan blog ini yaitu tentang buku yang tersisa di blog lama juga sudah saya pindah ke sini dan dengan tambahan tulisan juga tentunya. Benar untuk menceritakan sesuatu yang dirasa cukup riskan, kita perlu inisial atau nama 'bunga'.

      Delete
    2. Kalau bisa blog ini artikelnya harus benar-benar baru. Bukan pindahan. semua demi iklan GA nya agar bisa abadi. Ayo semangat, pasti iklan GA akan berbuah hasil, dan siapa tahu tiap bulannya bisa gajian. Jangan lupa buat channel youtube biar lebih seru.

      Delete
    3. Siap, Kak! Saya sebisa mungkin membuatnya baru dan orisinil hasil karya pribadi. Iya, semoga juga bisa merambah ke youtube. Amin. Semangat juga untuk Kak Bumi, sukses selalu.

      Delete
  2. Yang pertama kuucapkan .. wow .. ternyata kak Ajeng ini blogger senior.
    Keren !

    Kalo aku newby,kak.
    Sebelum aku punya blog sekarang ini ..., aku udah punya blog tapi rusak gara-gara proses instalasi pindah hosting.

    Dan sebenarnya udah dari duluuuu banget aku punya keinginan ngeblog,tapi karena saat itu aku ngga paham cara-caranya pembuatannya, jadinya cuma sebatas membaca artikel2 milik orang lain.

    Sampai akhirnya aku paham ngeblog itu caranya bagaimana, aku mulai ngeblog.
    Eh, malah error ... padahal artikel udah ada 10.
    Tapi aku ngga lantas nyerah, akhirnya aku punya blog yang sekarang ini kugunain.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wueits, terima kasih ucapannya mas. Heheh dibilang senior sih nggak juga mas soalnya baru mulai berniat serius itu masih beberapa tahun saja.

      Selamat juga buat mas Himawan karena berhasil melewati masa-masa hilang artikel dan nggak nyerah. Itu nggak ada salinannya ya mas di ms.word ? Hm... sayang sekali, tapi you've done! Hee

      Delete
    2. Salut,kak... meski terbilang blogger senior kak Ajeng tetap low profile.

      Betul, apa kata kak Ajeng ... ada kepuasan tersendiri kalau kita udah menyelesaikan dan menposting artikel terbaru.

      Salinannya di blog lama ngga ada,kak.
      Dan aku bertekad setelah punya blog yang sekarang ini, semua artikel dan foto di blog lama ngga kugunain lagi.

      Delete
    3. Duh, jadi malu. Semoga kita semua tetap bisa humble dan suka berbagi walau sudah di puncak kesuksesan nantinya ya Mas.

      Owalah, sip, tidak apa, yang paling penting adalah semangat untuk mengembangkan blog yang dikelola saat ini.

      Delete
  3. ternyata masih banyak teman-teman yang masih ngeblog, tetap semangat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. terapi jiwa Bang Fad! untuk ngilangin stress juga. hahaha

      Delete
  4. Wah, lumayan lama mas sudah kenal blog, saya baru akhir-akhir ini 1 tahun lalu tapi masih meraba-raba dan merasakan sering tidak semangat, tepi semenjak banyak teman blogger lainnya yang sering menengok ini blog ini saya jadi semangat lagi. Terima kasih Mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sip Kak, itulah manfaat saling jalan-jalan ke blog teman. Bikin semangat nulis terus. Hehe... Makasih sudah mampir ke mari juga.

      Betewe saya bukan 'mas' loh, hwaaa :'(

      Delete

  5. Yaa!! Setiap orang punya pengalaman dalam hal ngeblog atau tulis menulis... Cara pengenalannya pun berbeda-beda... 😄😄

    Ada yang langsung bisa tapi malas postingnya... Dan banyak masalah lainnya...

    Tapi intinya semua itu pengalaman yang begitu berharga dan jadikan semua itu Guru bagi diri kita sendiri...😄😄😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, pengalaman itu mari kita kenang dengan baik. Hehehe.. Btw, malas itu penyakit yang menyebalkan ya.

      Delete
  6. wah suka dengan gaya nulisnya. Pembaca (setidaknya saya) merasa seolah-olah ikut merasakan situasinya mbak Ajeng kala itu. Kalau saya mengenal blog sejak 2013 tapi sama seperti mbak Ajeng kurang lebih kisahnya. Baru benar-benar agak Serius saat 2016 itu pun gara-gara sebuah kata "loe kampungan bangat si" dari seseorang, heheh kok jadi saya yang cerita ya. maaf, postingannya inspiratif dan menghibur *

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah, terima kasih, Kak, sudah menyempatkan mampir dan membaca. Yap, setiap blogger pasti punya cerita yang unik yang membuatnya jadi seperti sekarang. Hehe, tidak apa curhat, biar lega. Yuk bareng-bareng kita buktikan kalau cemooh orang adalah bahan bakar yang bisa membuat kita tetap berdiri bahkan lebih kencang.

      Delete
  7. Amin, semoga mbak Ajeng pun selalu semangat dan blognya pun terus berkembang. Salam

    ReplyDelete
  8. Di atas saya salah menyebutkan (JK) maaf ya saya belum kenal betul Ajang Veran, tapi sekarang sudah kenal betul, salut buat semangatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah sekarang kenal ya. Hehe tidak apa-apa Kak. Terima kasih untuk dukungannya. Mari tetap semangat!

      Delete
  9. Keinginan untuk berbagi adalah sesuatu yang mulia, hehe. dari artikel ini juga kami belajar bagaimana keberanian dan keputusan untuk memulai, dan bertutur apa adanya.

    Oya, menjawab pertanyaan di paragraf terakhir, kalau saya sendiri pada awalnya blog cuma sekadar "dokumentasi digital" bagi kesenangan saya menulis cerpen atau puisi. :D

    Lanjutt. salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo, salam kenal juga Mas Rifan!

      Benar, saya berbagi pengalaman secuil pun sebagai sarana melatih bercerita. Wah, bertemu penulis cerpen dan puisi, nih. Sebagai dokumentasi digital, ya, asyik juga. Hehe

      Delete
    2. Hihihi... baru belajar,Mbak. Rasanya lamaa sekali saya tidak nulis cerpen atau puisi. mungkin terlalu asyik menulis keseharian bersama anak-anak di kelas. :)

      Delete
    3. Keseharian menjadi guru sepertinya mengasyikkan ya mas. Hehe... Tapi setidaknya tetap menulis kan.

      Delete