[Film] Review Komedi Musikal Benyamin (Bukan) Biang Kerok

Tanpa menonton trailernya dan bahkan saya tidak tahu sebelumnya kalau ada film berjudul "Benyamin Biang Kerok" remake ini, saya memutuskan menonton. Satu hal yang membuat saya tertarik untuk menonton, "Ini yang main Reza Rahadian," Kata kawan saya.

Okay, kita nonton. Oh lord...

Benyamin Biang Kerok
gambar via official teaser on youtube

Penasaran dengan bagaimana lagi akting Reza yang memang banyak memerankan tokoh-tokoh tanah air. Dan kali ini ia memerankan tokoh Pengki, si Benyamin Biang Kerok. Juga karena film ini disutradarai Hanung Bramantyo, jadi saya pikir "Wah, keren ini sepertinya..."

Film dimulai dengan penyusupan si Pengki yang menyamar (yang perankan oleh Tora Sudiro) ke kasino milik Said Toni Rojim (Qomar) di Jakarta. Di cerita ini Pengki dibantu oleh sahabatnya Somad (Adjis Doa Ibu) dan Aci (Aci Resti). Pertengahan film diisi dengan kisah cinta Pengki dan Aida yang terhalang oleh Said. Pengki dan kedua sahabatnya berupaya melakukan penyelamatan pada Aida.





Jika boleh saya menyatakan sebuah premis pada film ini, maka menurut saya yaitu: Seorang tokoh bernama Pengki, yang menginginkan cintanya terwujud bersama Aida, namun ada halangan yakni Said dan kekuasaannya. Jika dikaitkan dengan judul, entah kenapa tidak pas dan menjadi kabur.

Sama seperti perasaan saya ketika nonton film yang dibintangi oleh Reza Rahadian juga yang berjudul "My Stupid Boss", nggak tahu kenapa rasanya selama menonton, saya selalu terpikir ini cerita mau dibawa ke mana sih?


Tunggu Bang, jadi, mau dibawa kemana nih, Bang?
gambar via Trailer Official on Youtube

Begitu juga dengan si Biang Kerok ini, apa benang merahnya? Apa keusilan-keusilan yang dilakukan si Pengki sehingga judulnya adalah Biang Kerok?

Kalau merujuk pada cerita asli dari film Benyamin Biang Kerok tahun 1972 silam, tokoh Pengki adalah karakter biang kerok yang suka menjual bensin majikannya, menggoda gadis-gadis cantik, namun selalu lolos dari ulahnya yang merugikan (Wikipedia).

Film ini jadi komedi musikal dengan cerita yang kadang terpotong oleh 'pementasan' musik yang tiba-tiba. Buat saya pribadi sih, cukup lucu, apalagi didukung pemain muda Adjis dan Aci yang mana mereka adalah komedian tunggal. Pemain-pemain senior betawi lainnya seperti Meriam Belina, Rano Karno, Omas, dan Lidya Kandou turut mengangkat film ini.

Nyanyi mulu dah Bang..
gambar via Official Trailer on Youtube

Dan satu hal yang bikin gregeten sama film ini, akhir yang menggantung dan terasa absurd banget. Jadi, apa sesungguhnya yang dicari oleh si Pengki? Apa tujuan si tokoh utama? Sungguh saat keluar bioskop saya jadi merasa duh, gimana sih tadi maksudnya... 

Kalau ibarat jahitan, film ini jahitannya nggak rapi, menurut saya. 

Jadi, menurutmu bagaimana? 

Comments

  1. hihi aku baca beberapa twit tentang film ini memang kurang bagus ceritanya katanya. sayang banget euy padahal sudah pakai reza rahadian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba, sayang banget rasanya. Kayaknya Reza jadi unsur pendobraknya deh, hehe...

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Belanja Krisan di Kebun Bunga Rembangan, Bisa Pilih dan Cabut Sendiri

[Film] AADC 2, Sebuah Pertanyaan Tentang Cinta

Libur Lebaran ke Payangan, Kini Ramai dengan Bukit-bukit Pandang