Posts

Showing posts from March, 2018

Metafora Padma: Konflik-konflik Identitas dan Keberadaan

Image
Bisa jadi, buku ini menjadi buku pertama di tahun 2018 yang saya selesaikan dengan tuntas. Metafora Padma karya Bernard Batubara. Saya juga membaca buku lain, seperti Ayah-nya Andrea Hirata, Rantau 1 Muara-nya Anwar Fuadi, dan Why Men Don't Listen and Women Can't Read Maps - Pease dan Barbara.


Begini ulasan subjektif saya, dan demi mencegah kebosanan, saya membaca dari cerita pendek paling belakang. Ternyata cukup manjur.

Solilokui Natalia, sebuah cerita dengan sudut pandang yang tidak biasa, sangat menarik. Membahas tentang agama dan keingintahuan seorang perempuan muslim yang bernama Natalia. Saya suka sekali ini. Di tengah darurat 'agama' yang terjadi di Indonesia, cerita ini seakan menjadi refleksi yang menghadirkan tokoh yang tidak ingin mengkhianati identitas keagamaannya.

Saya membalik halaman secara mundur dan sampai pada Kanibal, sebuah cerita yang mengantarkan saya pada pertanyaan kemana cerita ini akan dibawa. Seakan mengingatkan saya pada latar belakang san…

Orang Kaya Itu yang Bagaimana?

Image
Pada suatu sore, sepulang kuliah melewati jalanan dengan sisi persawahan, tiba-tiba terlintas suatu hal dalam pikiran saya, apakah saya ini kaya?
Ah, sombong sekali sampai berpikir tentang kekayaan dalam diri saya. Untuk membeli buku setebal 250 halaman saja saya masih berpikir. Penting nggak? Dibaca beneran, nggak? Kenapa harus membeli buku ini? Ya, akhir-akhir ini sebenarnya saya ingin beli buku, tapi masih ada yang harus diprioritaskan.
Lantas, terlintas lagi suatu pertanyaan:
Sebenarnya, orang kaya itu yang bagaimana?

Dengan pertanyaan tersebut, yang saya share di media sosial, akhirnya mendapat tanggapan dari empat orang kawan. Aih, dari sebegitu banyaknya teman media sosial, yang respon cuma empat. Ya, ((empat)) oh wow... Tapi, mari kita lihat dulu apa arti kaya menurut KBBI daring.
Kaya adalah mempunyai banyak harta (uang dan sebagainya), mempunyai banyak (mengandung banyak dan sebagainya, berkuasa. 
Berikut adalah kaya versi kawan-kawan saya. 
Orang kaya itu... 
Yang nggak pernah…

[Film] Review Komedi Musikal Benyamin (Bukan) Biang Kerok

Image
Tanpa menonton trailernya dan bahkan saya tidak tahu sebelumnya kalau ada film berjudul "Benyamin Biang Kerok" remake ini, saya memutuskan menonton. Satu hal yang membuat saya tertarik untuk menonton, "Ini yang main Reza Rahadian," Kata kawan saya.

Okay, kita nonton. Oh lord...


Penasaran dengan bagaimana lagi akting Reza yang memang banyak memerankan tokoh-tokoh tanah air. Dan kali ini ia memerankan tokoh Pengki, si Benyamin Biang Kerok. Juga karena film ini disutradarai Hanung Bramantyo, jadi saya pikir "Wah, keren ini sepertinya..."

Film dimulai dengan penyusupan si Pengki yang menyamar (yang perankan oleh Tora Sudiro) ke kasino milik Said Toni Rojim (Qomar) di Jakarta. Di cerita ini Pengki dibantu oleh sahabatnya Somad (Adjis Doa Ibu) dan Aci (Aci Resti). Pertengahan film diisi dengan kisah cinta Pengki dan Aida yang terhalang oleh Said. Pengki dan kedua sahabatnya berupaya melakukan penyelamatan pada Aida.





Jika boleh saya menyatakan sebuah premis pad…