Posts

Showing posts from 2017

[Film] Jumanji: The Life Survival Game

Image
Lama nggak nge-update blog, apalagi soal film. Sebenarnya juga bukan berarti nggak nonton film sama sekali, sih. You know I'm not really busy huh. Dan nggak ada yang nyantol saja di pikiran buat ditulis. Deuh...

Jumanji, Welcome to The Jungle. Bisa jadi film terakhir yang saya tonton di penghujung tahun 2017 ini. (apaan sih, apa-apa dikaitkan sama pergantian tahun) ya kan biar nyambung saja. Ehehe...


Awalnya males sih mau nonton pelem di bioskop, cuma karena ada teman dari luar kota yang lagi main ke Jember dan ngajak nonton, ya udah deh kita cus! Bukannya apa, ini dompet kalau dibuka serasa ngumpet semua duit, sementara struk indomart bermunculan. Penghujung tahun yang pedih, jenderal!

Alasan kedua malas nonton pelem ini: belum nonton Jumanji yang film sebelumnya yang keluaran tahun 1995 itu. Saya pikir nyambung gitu kan, jadinya takut nggak relate ntar sama filmnya. Salah satu temen juga nggak mau nonton ini karena alasan tersebut.

Ternyata kami salah!

Ini film bagus banget. Ka…

[Buku] Inspirasi Gila Ilmu dari Ranah 3 Warna

Image
Ranah 3 warna adalah novel kedua dari Trilogi 5 Menara karya A. Fuadi. Novel pertamanya, Negeri 5 Menara yang saya baca hampir 7 tahun yang lalu. Ya, tujuh tahun yang lalu. Dan telah diangkat ke layar lebar pula. Baru tahun 2017 ini saya membaca lanjutannya.

Awalnya saat saya ingin membeli di salah satu toko buku, saya kurang sreg dengan sampul bukunya. Sampul buku terbaru berupa huruf dengan latar polos. Entah kenapa saya lebih suka dengan edisi terdahulu. Tetapi beruntung saya mampir ke toko buku lain dan menemukan sebuah novel dengan sampul bergambar sepatu hitam, rumput hijau, pasir, dan daun maple yang didesain oleh Slamet Mangindaan ini. Ya, Ranah 3 Warna edisi sampul lama.


Sekilas Sinopsis

Alif baru saja tamat dari Pondok Madani. Impiannya adalah ingin belajar teknologi tinggi di Bandung seperti Habibie, lalu merantau ke Amerika. Tetapi ia kemudian sadar, satu hal penting yang tidak ia punya, ijazah SMA.  Bagaimana mungkin mengejar semua cita-cita tinggi tersebut tanpa ijazah?

[Buku] Kisah Perempuan Buruh Migran di Negeri Orang

Image
Saya pernah mengikuti sebuah pelatihan cerpen yang pematerinya adalah Hary Hendrayana Haris atau lebih dikenal dengan Gol A Gong. Saat itu beliau juga membawa buku barunya dengan judul Pasukan Matahari dengan sampul yang bertuliskan nama "Gol A Gong" lebih besar daripada judul bukunya. Beliau menjelaskan (kalau tidak salah) bahwa nama yang sudah cukup terkenal juga akan mempengaruhi promosi dan penjualan.

Beberapa hari yang lalu, saya ke Gramedia dan melihat novel dengan nama pengarang Gol A Gong dan benar, itulah yang membuat saya tertarik ingin membacanya. Seperti novel Pasukan Matahari, saya pikir tulisan Mas Gong ini ringan, mudah saya cerna, dan mengandung pesan yang cukup arif dalam kehidupan sehari-hari. Gelisah Camar Terbang, sebuah novel yang saya pilih bawa pulang.


Judul novel ini menurut interpretasi saya pribadi, mencerminkan orang-orang yang merantau ke negeri seberang khususnya para Tenaga Kerja Wanita (TKW), yang di sana mereka diliputi perasaan gelisah, memi…

[Buku] Belajar Tak Benar dari Gaspar

Image
Terakhir kali saya membaca cerita detektif itu saat saya masih SMA, itupun saya lupa apa judul buku dan pengarangnya, tetapi saya ingat satu judul cerita yang ada dalam kumpulan cerita detektif tersebut. Salah satu judulnya adalah Menik Menikmati Mati, yang kala itu cerita dan ilustrasinya melekat sampai saat ini di pikiran saya sebab saat itu terasa begitu mengerikan.

Cerita detektif lain yang terkenal misalnya Detective Conan pun pada saat SMA saya sering menyewa komiknya. Setelahnya pun saya juga masih menikmati cerita detektif, tetapi dalam format film seperti film-filmnya Detective Conan dan Sherlock Holmes. Saat ini menyusul lagi cerita dalam format buku, 24 Jam Bersama Gaspar: Sebuah Cerita Detektif.


24 Jam Bersama Gaspar menceritakan tentang perburuan sebuah kotak hitam yang berawal dari toko emas. Gaspar, tokoh utama pada novel tersebut yang tidak peduli untuk berbuat baik. Gaspar melibatkan tiga lelaki, tiga perempuan, dan satu motor kesayangannya yang ia beri nama Cortazar…

Makna Hari Fitri dari Pedagang Es Krim Keliling

Image
Mungkin dari sepersekian orang muslim di dunia ini, ada yang melewatkan hari pertama idul fitri, lebaran, begitu saja. Tak ada kumpul bersama keluarga, tak ada unjung-unjung ke rumah sanak saudara, tak ada opor tak ada ketupat. Bagi tiap orang bisa saja berbeda memaknainya.

Saya, satu dari sepersekian orang yang justru merasakan kesepian di hari-hari menjelang dan saat idulfitri. Entah, merasa kosong, merenungi apa yang terlewati setahun ini. Kadang perasaan saya terasa porak poranda, kadang pula tiba-tiba menangis, berlebihan memang kedengarannya. Hal-hal dari a hingga z saling bertumbuk. Perihal apa? Ah, biar saya endapkan saja sendiri. Mari lanjut...

Pernahkah kita berpikir... Apa makna lebaran yang sesungguhnya, yang paling sesungguhnya?

Tentang merayakan sorak sorai lebaran namun sepi sendiri, mari saya ceritakan sesuatu...


Pukul 10.00, hari ini, saya sudah selesai keliling tetangga buat maaf-maafan (semoga maaf beneran). Saya merebahkan diri dulu di kamar. Tak lama kemudian, sa…

[Buku] Beberapa Pesan dari Negeri Kabut

Image
"Apakah aku pergi mengembara untuk mencari ilmu? Jangan-jangan sebenarnya aku pergi menyeberangi laut, mendaki gunung, menuruni lembah dari negeri satu ke negeri lain hanya untuk lari dari kenyataan bahwa aku sebenarnya tidaklah terlalu tabah menghadapi penderitaan?" Halaman 8 (Cerpen Negeri Kabut)
Saya rindu dengan perasaan di mana ketika sesaat setelah membaca sebuah cerita pendek menjadi termenung barang dua sampai sepuluh detik, saat di mana saya tersenyum atau begidik meris. Ya, perasaan ini akhirnya saya dapatkan baru seusai membaca "Ada Kupu-kupu Ada Tamu" di buku kumpulan cerpen Negeri Kabut karya Seno Gumira Ajidarma ini. Rentetan ceritanya tidak terlalu rumit, sederhana, dan paling penting bisa saya mengerti maksud imajinasinya dalam interpretasi pribadi.



"Bunga-bunga dan kupu-kupu, aku tak tahu kenapa kita sibuk dengan tanda-tanda." Halaman 38 (Cerpen: Ada Kupu-kupu Ada Tamu)
Cerpen "Ada Kupu-kupu Ada Tamu" tersebut serupa cermin kehid…

[Buku] Totto-Chan dan Sekolah yang Menyenangkan

Image
Terkadang saat kita bertemu dengan orang baru dan mampu mendengar kita tanpa justifikasi apa pun tentang pendapat kita, rasanya seperti bertemu sebuah tempat yang begitu luas dan lapang. Kita akan merasa dihargai seakan nilai diri kita tak lagi kecil. Begitulah yang Totto-Chan, Gadis Cilik di Jendela ini alami saat ia baru berkenalan dengan kepala sekolah barunya, Mr. Kobayashi. Totto-Chan pindah sekolah karena di sekolah lamanya ia dicap sebagai "anak nakal" yang menyusahkan guru dan membuat gaduh karena suka membuka dan menutup meja berulang kali, memanggil pengamen yang setiap kali lewat, dan duduk di jendela. Dengan kepala sekolah barunya, Totto-Chan merasa dihargai dan didengarkan walaupun cerita yang diungkapkan Totto-Chan begitu kacau tidak karuan.

"Tidak pernah sebelum atau sejak saat itu ada orang dewasa yang mau mendengarkan Totto-Chan sampai selama (4 jam penuh bercerita kepada kepala sekolah) itu." Halaman 27

Sekolah baru Totto-Chan ini bernama Tomoe Ga…

[Buku] Cinta di Dalam Gelas: Perkara Kopi, Catur, dan Maryamah

Image
"Lelaki muda, sehat walafiat, terang pikiran, dan punya ijazah, tidak bekerja? Sepatutnya disiram dengan kopi panas!" ancaman seorang ibu yang membawa anaknya, Ikal, harus jadi pelayan Warung Kopi Usah Kau Kenang Lagi milik pamannya. Menjadi asal mula cerita panjang yang membentuk ramuan kisah mulai dari kopi, catur, dan seorang perempuan tak kenal menyerah bernama Maryamah di kampung Melayu, di Belitong sana.


Ini adalah kisah perempuan yang diterjang ombak hidup yang sedemikian keras bertubi yang membawanya dari seorang perempuan pendulang timah hingga menjadi lawan catur perempuan mematikan pertama di kampung Melayu. Tekatnya begitu kuat dalam belajar tak lain juga untuk mengalahkan Matarom, mantan suaminya, yang jago catur sampai-sampai dalam permainan caturnya ia dikenal dengan rezim Matarom. Ikal dan kawannya saat di luar negeri dulu, Ninockha, seorang grand master catur perempuan sampai turut terseret dalam kisah hidup Maryamah ini.
Jika kau ingat di buku pertama, Pada…

Membaca Kopi di Filosofi Kopi, Dee Lestari

Image
Kopi dan membaca mungkin sering dipadukan untuk jadi aktivitas yang serasi. Pada beberapa orang, kopi bisa membuat tahan tidak tidur. Pada beberapa orang juga, membaca dapat membuat mereka perlahan-lahan tertidur, mengantuk. Kok mereka (kopi dan membaca) sepertinya saling mengisi?



Tetapi kopi dan membaca tidak hanya sebagai suatu hal yang bersifat substitusi, saya rasa. Mereka menjadi hal yang komplementer, sifatnya saling melengkapi. Ah, makin manis saja mereka. Pagi hari misal, menghirup hirup udara pagi di beranda rumah sembari menyeruput hangatnya kopi dengan bacaan di tangan.
Tetapi, bagaimana jika kita coba menggabungkan keduanya dalam bacaan dan suasana? Membaca kopi.
A post shared by Toko Buku Online (@eurekabookhouse) on Apr 11, 2015 at 4:01am PDT



Filosofi Kopi Sebuah buku kumpulan cerita yang ditulis oleh Dee (Dewi Lestari). Cerita pertama adalah Filosofi Kopi. Sesuai dengan judulnya, bab ini menceritakan seorang barista bernama Ben yang memiliki sebuah kedai kopi bernama &qu…

A Wish for Love - Love isn't Everything, Oxygen is

Image
Sebagian orang membutuhkan adanya cinta untuk bisa hidup bersama dalam suatu hubungan istimewa namun ada beberapa yang berfikir bahwa untuk hidup berdampingan dalam ruang istimewa tersebut cukup lah dengan dua orang yang saling peduli dan menghormati.
Begitulah gambaran pesan dari sinopsis novel yang ditulis oleh Mariskova ini. Novel ini menceritakan tiga tokoh yang masing-masing mengalami masalah perasaan yang perlu diselesaikan (saya tidak menyebutnya masalah karena bagi tiap orang, perasaan yang tidak semestinya adalah belum tentu suatu masalah). Keunikan dari cerita novel ini salah satunya menceritakan kenyataan yang seringkali dilupakan para remaja-dewasa bahwa cinta memang bukan segalanya. “Love is not everything, oxygen is.”



Berikut sinopsis di sampul belakang novel A Wish for Love ini:

Love is a myth.

Cinta hanya datang kepada sedikit orang yang beruntung. Dan aku bukan salah satu orang yang beruntung itu.

But that’s fine. Aku tidak membutuhkan cinta. Menurutku, dua orang dewasa…

Surat Untuk Ruth, Perempuan Senja dan Victorinox

Image
Ruth,

Satu hal yang ingin kutanyakan kepadamu sejak lama, bagaimana mungkin kita saling jatuh cinta, namun ditakdirkan untuk tidak bersama? Aku dan kamu tidak bisa memaksa agar kebahagiaan berlangsung selama yang kita inginkan. Jika waktunya telah usai dan perpisahan ini harus terjadi, apa yang bisa kita lakukan? Masihkah ada waktu untuk kita bersama, Ruth? Jika memang kamu harus pergi,berilah aku waktu sedikit lebih panjang untuk menikmati saat-saat terakhir bersamamu. Meski tidak lama, hanya sebentar, seperti senja yang senantiasa kamu lukis, atau seperti ciuman pertama kita yang ragu-ragu. Berilah aku waktu sedikit lebih panjang untuk memelukmu, karena aku belum mengungkapkan seluruhnya yang ingin kukatakan kepadamu. Ironis, Ruth. Kamu berkata “Aku sayang kamu” tepat pada saat kamu harus meninggalkanku.
Areno



Novel Surat Untuk Ruth ini buku keenam Bernard Batubara, yang bercerita soal seorang pemuda bernama Areno Adamar yang mengirimkan surat-surat mengenai kisah cinta yang dialaminya den…

Tentang Kau Aku dan Sepucuk Angpau Merah

Image
Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apa lah sebutannya. Tapi sayangnya, orang-orang yang sedang mengaku dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yng akan memberikan jalan baiknya.
(Kau Aku dan Sepucuk Angpau Merah - Tere Liye)




Alhamdulillah, novel Bang Tere, yang saya dapatkan pada bulan desember 2013 lalu, Kau Aku dan Sepucuk Angpau Merah, baru saya baca pada bulan februari 2014, akhirnya selesai juga. Novel ini lumayan tebal,  512 halaman.

Saya tidak akan meresensi secara formal, hanya menuliskan hal-hal yang menarik perhatian saya saja. Novel ini menceritakan tentang perjuangan seorang "bujang berhati lurus" bernama Borno yang hidup di Pontianak, yang tidak mudah menyerah dalam kerja dan cintanya. Juga mengisahkan gadis benama Mei, si sendu menawan pujaan hati Borno. Kisah cinta yang …

Perahu Kertas Terlambat Berlayar

Image
Sejak lama saya tertarik membeli salah satu novel karya Dewi “Dee” Lestari ini setelah membaca tiga buku kumpulan ceritanya yang berjudul Rectoverso, Filofofi Kopi, dan Madre. Saat saya berfikir ingin merensinya, saya pikir sudah banyak resensi mengenai novel ini yang berkeliarandi mesin pencaria google.



Terdengarnya sangat terlambat dalam menikmati novel Perahu Kertas ini. Saya melihatnya pertama kali saat saya masih duduk di bangku SMA sekitar tahun 2009, saat hangat-hangatnya terbit. Dan saat cerita ini difilmkan pada 2012, saya tidak ingin sedikitpun menonton karena belum membaca bukunya. Dan pada Desember tanggal 11 saya baru membeli bukunya. Esoknya saya membacanya seharian penuh hingga tamat.
Tentu banyak yang sudah tahu, atau hanya saya yang baru tahu tentang keunikan cerita dan tokoh-tokoh yang dihadirkan Dee dalam novel setebal 444 halaman ini. Namun tentu untuk cerita yang dihadirkan Dee, saya tidak kaget apabila cerita itu akan luar biasa. Sejak saya membuka di halaman pe…

Aku: yang Terlihat dan Tidak

Image
Punya dua kepribadian sebenarnya asyik. Bukan berarti jahat dan baik loh ya. Kalau bisa baik semua, supaya tidak merugikan. Saya sendiri entah ya, kadang saya merasa berlaku begini dan berlaku begitu di hadapan orang yang berbeda. Tergantung bagaimana situasinya.



Tak jarang kadang orang menilai saya dengan fakta yang berbeda dari opini mereka. Beberapa hal ini yang kadang jadi pandangan teman-teman saya.

Seorang yang extrovert
Kalau dinilai dari media sosial yang saya gunakan, saya memang terkesan banyak bicara, terbuka, suka bercerita, dan semacamnya. Tak heran pernah ada yang mengatakan pada saya kalau saya itu orangnya extrovert. Tapi saya menilai diri saya, jauh dalam hati saya, saya merasa sebagai seorang introvert. Lebih banyak menghabiskan waktu menyendiri, melakukan hobi dan kesenangan, lebih banyak diam kalau di tengah orang-orang yang belum terlalu saya kenal dalam artian lebih suka menganalisis dan memperhatikan perilaku sekitar. Saya merasa tidak memiliki banyak teman, seb…

Jadilah Kuat, Itu Cukup

Image
Pernah ada seseorang yang berkata pada saya, "Hidup itu tak seindah yang dibayangkan, dan tak semenakutkan yang dibayangkan."



Sebagus apa pun kutipan motivasi yang mampu menguatkannya, manusia tetap akan merasa ada di titik terendah saat ia dalam masa kesulitan. Jadi, bagi saya tak ada sesuatu yang benar-benar mampu menguatkan, kecuali diri kita sendiri.

Diri kita sendiri adalah pusat pengendali segala emosi. Saat kita kehilangan, diri kita bertindak untuk ikhlas atau justru tak rela. Saat kita menemui jalan buntu, kita sendiri yang mampu membangkitkan semangat, walaupun semangat itu dari sahabat atau orang terdekat kita, tetap energi berupa kemauan bangkit ada dalam diri kita sendiri.

Sebuah kutipan saya sendiri, tapi bisa dibilang ini spesifik soal cinta:

Jangan ragu meninggalkanku. aku lebih dari baik-baik saja.

Yah, jadilah kuat. Itu cukup.
----------


Tulisan ini merupakan tulisan Day 7 dari 10 Days of Writing Challenge oleh @kampusfiksi #10DaysKF [Tulislah tulisan yang …

Saya Menulis, dan Saya Bangga

Image
Hobi menulis tak selamanya nampak menyenangkan, setidaknya bagi orang yang tak memiliki hobi menulis. Buat saya menulis hal-hal seperti ini, membuat catatan-catatan dari buah pemikiran saya adalah hal efektif untuk mengangkat beban. Kalau pun tak ada yang membaca, akan jadi sebuah terapi yang bagus untuk nutrisi jiwa saya. Ya, seperti ini, saya merasa senang.



Kalau pun apa yang saya tulis berupa kesedihan, setidaknya kesedihan itu menjadi bermakna, bisa untuk saya ingat suatu saat. Menulis adalah merekam kejadian yang bisa saja akan terlupakan.

Tapi, tak sedikit pula yang meremehkan. "Hobimu itu tidak akan menghidupimu."

Ya, sering saya mendengar hal seperti itu. Tapi tak akan menyurutkan semangat saya untuk menulis. Ngeblog juga bagian dari menulis. Menyenangkan saja rasanya jika apa yang saya tulis tak sekedar tulisan 'status fesbuk' abege alay. Media blog inilah yang mendukung saya.

Pernah saya lolos dalam lomba menulis cerita pendek. Saat saya 'memamerkannya…

3 Film Favorit Sepanjang Masa

Image
Film sudah menjadi hiburan yang melekat di era teknologi yang makin berkembang pesat ini. Beberapa film menjadi begitu berkesan bagi tiap orang. Film-film yang berkesan tersebut tentu tak membosankan untuk ditonton secara berulang. Biasanya film yang berkesan adalah film yang sangat relate atau membuat kita terhubung secara emosional dengan cerita maupun tokohnya.

Saya pun ada film-film yang begitu berkesan dan kadang mengingat setiap detil di dalamnya. Bisa jadi film juga menginspirasi penontonnya sehingga dikenang dengan baik dalam pikiran dan tak jarang sampai terobsesi dengan watak si tokoh.

Saya menyukai film sebagaimana saya menyukai buku khususnya buku cerita. Pada film, menyimpan berbagai kerumitan dari bagaimana membuat ceritanya, mengembangkan karakternya, proses adegan demi adegan. Saya belum pernah menyaksikan secara langsung pembuatan sebuah film, maka dari itu terkadang saya selalu berpikir bagaimana dan bagaimana cara berprosesnya gambar demi gambar itu.

Dari banyaknya…

Tawa yang Sangat Saya Kenal

Image
Sebenarnya saya bingung harus membayangkan 'siapa' untuk menulis tulisan ini. Ada satu orang yang muncul dalam pikiran saya saat ini karena memiliki kesan yang begitu kuat, tapi tak akan saya tulis di sini, terlalu riskan. Hahaha. Tapi baiklah, ini yang saya tulis adalah nomor urut kesekian yang cukup meninggalkan kesan baik dalam hidup saya.

-------------------

Awal saya bertemu dengan dia, tak ada hal aneh terjadi. Pada sebuah acara, saya duduk di barisan sebelah kanan. Ia di ujung kiri. Saya bahkan tak berani mencuri pandang.  Yang saya ingat saat itu adalah saya mendengar dengan jelas bagaimana cara dia tertawa.



Diam-diam saya menikmati suara tawanya dari jarak kurang lebih sepuluh meter. Saya senang. Saya tersenyum.

Sejak saat itu, saya menghafal suara tawanya. Jika saya ditempatkan di sebuah kerumunan acara lalu saya mendengar suara tawa yang aneh dan familiar, saya akan pastikan, itu dia.



Tulisan ini merupakan tulisan Day 4 dari 10 Days of Writing Challenge oleh @kampus…

Tahun Baru Menyambung Lima Harapan

Image
Mungkin sudah agak terlambat kalau berbicara harapan untuk tahun baru 2017 ini. Tetapi berhubung tema hari ketiga di writing challenge ini adalah tentang yang ingin dicapai, maka saya harus memenuhi tantangan kecil ini.


Harapan saya untuk tahun ini bukan harapan yang super besar atau mungkin layak untuk diperhitungkan orang, tetapi harapan ini adalah harapan saya untuk memulai awal yang baru. Emm... saya harap sih begitu.

Satu
Semoga tahun ini jadi titik balik hal-hal yang sudah kacau di tahun lalu. Menulis di akhir januari seperti ini, saya merasa berada tepat di kondisi chaos. Semoga ada kabar baik untuk kelanjutan pendidikan saya.

Dua
Harapan saya menjadi blogger yang tidak abal-abal dan cukup konsisten dalam posting tulisan akan terealisasi. Ah, iya, saya sedang berusaha menjadi travel blogger, boleh mampir ke sini. Hehehe..

Tiga
Menjadi travel blogger yang benar-benar juga melakukan perjalanan saya rasa juga butuh travelling. Saya harap, tahun ini saya bisa jalan-jalan ke luar pula…

Jika Mengalami 3 Hal Inilah Saya Bisa Histeris

Image
Menurut KBBI daring, histeris diartikan sebagai sesuatu yang bersifat histeria (histeria sendiri merujuk pada bidang psikologi yang berarti gangguan pada gerak-gerik jiwa dan rasa dengan gejala luapan emosi yang sering tidak terkendali seperti tiba-tiba berteriak-teriak, menangis, tertawa, mati rasa, lumpuh, dan berjalan dalam keadaan sedang tidur).

Oke, mungkin itu terlalu serius. Hehe... Tapi itulah dasar arti histeris yang sebenarnya. Histeris menurut saya semacam terkejut dan menimbulkan teriakan.


Di kehidupan kita, ada hal-hal yang bisa mengejutkan dan membuat kita berteriak saking ingin meluapnya emosi tersebut. Bagi saya pribadi, saya lebih banyak menahan diri untuk histeris pada sesuatu yang berpotensi mengagetkan saya. Tapi, jika mengingat hal yang pernah terjadi, inilah 3 hal yang berpotensi membuat saya histeris:
1. Bertemu idola "Aaaaak!!" Siapa yang tak akan senang bila bertemu orang yang dikagumi. Hanya satu kali saya histeris bertemu tokoh idola yang tak dapa…

Kekasih Dambaan: Sebuah Persoalan

Image
Salah seorang sahabat saya pernah berkata, “Kalau kamu, lebih pas dengan orang yang tidak neko-neko.”

“Maksudnya yang bagaimana itu?” Saya menanggapi.

“Kamu itu tipikal orang yang punya banyak keinginan atau mimpi. Kamu juga tidak suka dicampuri urusannya, tidak terlalu suka diintervensi. Laki-laki yang tahu apa hal yang kamu suka, tidak banyak mengatur, dan mendukungmu itu menurutku yang bisa kamu terima,” jawabnya.

Saya melempar senyum lebar sepakat dengan jawabannya.


Di usia kepala dua begini, percakapan perihal asmara sudah semakin serius. Apa yang kita cari dari sebuah hubungan emosi dengan lawan jenis? Apakah hanya untuk menikah dan hidup bahagia selamanya seperti negeri dongeng? Bicara kekasih di usia dewasa awal bagi saya adalah perkara kompleks yang tidak lagi sekedar suka, jadian, ada masalah langsung putus, lalu menjalin pacaran dengan orang baru lagi seperti masa-masa sekolah.

Setiap orang pasti punya kriteria yang diharapkan yang dapat menjadi kekasihnya kelak. Dalam hal…